Kuala Pembuang, creatormedia.id – Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menyampaikan bahwa produksi padi di Kabupaten Seruyan pada tahun 2025 tercatat mencapai 21.558,59 ton. Angka ini berasal dari total luas panen sekitar 5.968,66 hektare dengan luas tanam 4.601,25 hektare yang tersebar di berbagai kecamatan.
Kepala DKPP Kabupaten Seruyan, Sri Susanti pada Jum’at (6/3/2026), menjelaskan bahwa Kecamatan Seruyan Hilir menjadi penyumbang terbesar dengan luas tanam 4.046,60 hektare, luas panen 4.233,66 hektare, dan total produksi mencapai 16.934,64 ton. Selain itu, kontribusi juga datang dari kecamatan lain seperti Seruyan Hilir Timur (1.000,35 ton), Seruyan Hulu (1.664,30 ton), Suling Tambun (910 ton), Danau Seluluk (316,50 ton), Hanau (283,50 ton), Batu Ampar (340,60 ton), serta Seruyan Tengah (107,40 ton).
“Potensi pertanian padi di Seruyan cukup besar, namun setiap kecamatan memiliki kondisi lahan, irigasi, serta dukungan sarana pertanian yang berbeda. Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan produksi melalui program peningkatan sarana prasarana, bantuan benih unggul, dan pendampingan kepada petani,” ujar Sri Susanti.
Ia menegaskan bahwa peningkatan produksi padi sangat penting untuk menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Pemerintah Kabupaten Seruyan berkomitmen mendorong optimalisasi lahan pertanian agar produksi padi terus meningkat setiap tahunnya.(Red)
