Kuala Pembuang, creatormedia.id – Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., memimpin Focus Group Discussion (FGD) Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Tingkat Kabupaten Seruyan Tahun 2026, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Seruyan ini bertujuan memperkuat sinergitas antarinstansi dalam menjaga stabilitas wilayah serta meningkatkan upaya deteksi dini dan pencegahan konflik sosial.
Dalam forum tersebut, dibahas sejumlah agenda strategis, antara lain:
- Sinergitas peran Tim Terpadu dalam menjaga stabilitas wilayah.
- Isu-isu strategis di tiap kecamatan, termasuk dampak inflasi dan perkembangan ekonomi global.
- Langkah antisipatif menghadapi pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2026.
Plh. Sekda menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi konflik, khususnya konflik lahan antara masyarakat dan perusahaan. Ia menegaskan perlunya deteksi dini dan langkah pencegahan agar permasalahan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Selain itu, tahapan Pilkades Serentak disebut berpotensi menimbulkan dinamika sosial. Plh. Sekda mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi sejak dini agar pelaksanaan Pilkades berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Dalam kesempatan tersebut, Plh. Sekda juga mengapresiasi seluruh peserta FGD dan menekankan pentingnya forum koordinasi berkelanjutan sebagai wadah menyampaikan permasalahan masyarakat serta bahan pertimbangan bagi pimpinan daerah bersama unsur Forkopimda.
Melalui FGD ini, diharapkan terbangun komitmen dan koordinasi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, instansi vertikal, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas sosial di Kabupaten Seruyan.(Red)
