Kuala Pembuang, creatormedia.id – Staf Ahli Bupati Seruyan, Muliadi, S.E., mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting dari Ruang Rapat Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan, Senin (6/7/2026). Rakor ini dipimpin oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dan membahas langkah konkret pengendalian inflasi daerah tahun 2026 serta evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Radiogram Menteri Dalam Negeri Nomor 500.2.3/5043/SJ tanggal 5 Juli 2026 yang menginstruksikan seluruh pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mendukung program prioritas nasional.
Berdasarkan pemaparan dalam rakor, Kabupaten Seruyan mencatat Indeks Perkembangan Harga (IPH) Minggu Pertama Juli 2026 sebesar -0,76, yang menunjukkan kondisi harga secara umum mengalami penurunan. Komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap penurunan IPH di Kabupaten Seruyan adalah cabai rawit (-0,3422), cabai merah (-0,2825), dan bawang merah (-0,2672).
Melalui rakor ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan menegaskan komitmennya untuk:
- Melakukan pemantauan perkembangan harga di lapangan secara berkelanjutan.
- Memperkuat koordinasi lintas sektor.
- Mengambil langkah strategis guna menjaga stabilitas inflasi daerah dan daya beli masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Seruyan akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari kebijakan pengendalian inflasi,” ujar Muliadi, S.E., Staf Ahli Bupati Seruyan.(Red)
