Palangka Raya, creatormedia.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan bahwa percepatan inklusi keuangan digital merupakan kebutuhan mendesak untuk mendukung pemerataan ekonomi di daerah. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Komisi I DPRD Kalteng, Pipit Setyorini, dalam pernyataannya kepada media pada Rabu (14/1/2026).
Menurut Pipit, perkembangan teknologi digital telah membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk mengakses layanan keuangan dengan cara yang lebih mudah, cepat, dan aman. Transformasi digital tidak hanya mengubah pola transaksi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperluas jangkauan layanan keuangan hingga ke wilayah pelosok.
“Percepatan inklusi keuangan ini penting agar transformasi digital benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat di Kalimantan Tengah,” tegas Pipit Setyorini.
Ia menambahkan, inklusi keuangan merupakan faktor kunci agar pertumbuhan ekonomi tidak terpusat di wilayah tertentu saja, melainkan menyebar secara merata. Tanpa akses layanan keuangan yang merata, potensi ekonomi daerah sulit berkembang optimal dan kesenjangan antarwilayah akan semakin melebar.
DPRD Kalteng menekankan bahwa penguatan layanan keuangan digital harus diarahkan pada peningkatan kemudahan transaksi masyarakat dalam aktivitas ekonomi sehari-hari. Sistem keuangan yang efisien diyakini akan memperlancar kegiatan ekonomi sekaligus menekan biaya transaksi yang selama ini menjadi beban masyarakat.
DPRD Kalimantan Tengah berkomitmen untuk mendorong kebijakan yang mendukung pemerataan pembangunan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan tata kelola ekonomi berbasis digital di seluruh wilayah provinsi.(Red)
