Palangka Raya, creatormedia.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi tahapan strategis dalam menyusun arah kebijakan pembangunan daerah yang selaras dengan perencanaan nasional.
Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, menegaskan bahwa RKPD bukan sekadar dokumen tahunan, melainkan instrumen strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas kesempatan kerja, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat daya saing daerah.
Ranwal RKPD 2027 mengusung tema pembangunan “Peningkatan Skala Aktivitas Ekonomi Daerah dan Kualitas Tata Kelola Pemerintah” dengan delapan fokus utama, antara lain:
- Pelaksanaan Program Kartu Huma Betang Sejahtera
- Pembangunan infrastruktur strategis
- Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan
- Pemberdayaan ekonomi masyarakat
- Penguatan tata kelola pemerintahan yang adaptif dan akuntabel
Dalam paparannya, Leonard menyampaikan bahwa indikator makro Kalimantan Tengah menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi triwulan III tahun 2025 mencapai 5,36 persen, tertinggi di Kalimantan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat dari 72,81 pada 2021 menjadi 74,86 pada 2025. Tingkat kemiskinan menurun menjadi 5,19 persen, sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 3,97 persen.
“Capaian ini menunjukkan arah pembangunan kita berada pada jalur yang tepat. Namun tetap diperlukan penguatan kebijakan agar pertumbuhan ekonomi dan pembangunan manusia semakin inklusif dan berkelanjutan,” ujar Leonard.
Ia menambahkan, hasil Konsultasi Publik akan menjadi dasar penyempurnaan Ranwal sebelum dibahas dalam Forum Perangkat Daerah, Forum Lintas Perangkat Daerah, hingga Musrenbang RKPD, dengan target penetapan paling lambat akhir Juni 2026.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Junaidi, serta para Kepala Perangkat Daerah. Leonard berharap partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan agar RKPD 2027 benar-benar relevan, berkeadilan, dan mampu mewujudkan Kalimantan Tengah yang Bermartabat, Berkah, Maju, dan Berkelanjutan.(Red)
