Palangka Raya, creatormedia.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya dalam memperkuat akses pembiayaan masyarakat melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
Dalam Rapat Pleno TPAKD Wilayah Tengah Tahun 2026 yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalteng, Jum’at (6/2/2026). Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, menyampaikan bahwa peningkatan kinerja dan kekompakan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar program akses keuangan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Yuas menekankan bahwa masyarakat selama ini lebih mengenal pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR). Oleh karena itu, tugas bersama adalah memastikan seluruh dana yang tersedia dapat tersalurkan secara optimal dan tepat sasaran. Ia juga menyoroti masih adanya dana pembiayaan yang belum dimanfaatkan secara maksimal di sejumlah wilayah.
“Hal ini harus menjadi bahan evaluasi bersama agar penyaluran pembiayaan ke depan bisa lebih efektif dan mendorong perkembangan ekonomi daerah,” ujarnya.
Selain itu, Pemprov Kalteng menekankan pentingnya penyederhanaan prosedur layanan keuangan agar lebih mudah diakses masyarakat. “Jika prosesnya terlalu rumit, masyarakat akan enggan memanfaatkan fasilitas pembiayaan. Oleh karena itu, kemudahan dan pendampingan harus terus diperkuat,” tambahnya.
Melalui langkah ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap optimalisasi akses pembiayaan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Red)
