Palangka Raya, creatormedia.id – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Kesehatan segera mengambil langkah cepat terkait dugaan keracunan makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dialami sejumlah warga di Posyandu Harum Manis, Kelurahan Panarung, Kecamatan Jekan Raya, Jum’at (6/2/2026).
Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, menegaskan bahwa jajaran Dinas Kesehatan telah turun langsung ke rumah sakit untuk memastikan kondisi kesehatan warga yang terdampak serta memperoleh gambaran awal penyebab kejadian.
“Kepala Dinas Kesehatan bersama jajarannya sudah datang langsung ke rumah sakit untuk melakukan pengecekan kondisi warga sampai dengan hari ini,” ujar Sekda.
Pemko Palangka Raya menekankan bahwa peran pemerintah adalah memfasilitasi agar program MBG berjalan baik dan tepat sasaran, bukan sebagai pengawas teknis. Untuk itu, Dinas Kesehatan diminta berkoordinasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan pihak dapur penyedia makanan guna mengonfirmasi proses penyediaan serta distribusi makanan.
Langkah ini diambil untuk mengurangi risiko kejadian serupa di masa mendatang tanpa mengganggu pelaksanaan program yang menyasar pelajar dan masyarakat rentan.
Berdasarkan data sementara, 16 warga mengalami gejala mual dan muntah setelah mengonsumsi makanan MBG, dengan empat orang harus menjalani perawatan medis. Menu yang dikonsumsi berupa telur mata sapi asam manis, tumis sayur, tempe, dan buah melon. Adapun pasien yang dirawat terdiri dari satu balita, satu anak usia tujuh tahun, satu ibu menyusui, dan satu ibu hamil.
Hingga Jumat sore, seluruh pasien dilaporkan berangsur membaik. Pemerintah Kota Palangka Raya masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari instansi berwenang untuk memastikan penyebab pasti kejadian.(Red)
