Tamiang Layang, creatormedia.id – Komunitas Pesona Puisi SMAN 1 Paju Epat kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan dinyatakan lulus seleksi Pembinaan Penggerak Literasi Berbasis Masyarakat Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah.
Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri karena Komunitas Pesona Puisi merupakan satu-satunya komunitas dari Kabupaten Barito Timur yang berhasil lolos seleksi dan berhak mengikuti pembinaan tingkat provinsi selama satu minggu.
Komunitas yang dibina oleh Heniati, S.Pd. ini aktif menggerakkan literasi tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga menjangkau masyarakat melalui berbagai program berkelanjutan. Upaya tersebut telah melahirkan karya sastra berupa puisi dan antologi yang dipublikasikan sebagai bagian dari penguatan budaya literasi.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari rekam jejak prestasi sebelumnya, termasuk Juara III Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Barito Timur tahun 2025. Dukungan penuh juga datang dari Perpustakaan Daerah Kabupaten Barito Timur, Pemerintah Kecamatan Paju Epat, serta berbagai sekolah di dalam maupun luar daerah.
Secara kelembagaan, Komunitas Pesona Puisi telah memiliki SK pembentukan dari pihak sekolah dan izin operasional dari Camat Paju Epat, yang menjadi dasar penguatan organisasi dan keberlangsungan program literasi.
Apresiasi atas capaian ini disampaikan oleh Camat Paju Epat, Kepala SMAN 1 Paju Epat, pengawas sekolah, guru, serta keluarga besar komunitas. Mereka menilai keberhasilan ini sebagai wujud nyata inovasi literasi sekolah yang berdampak hingga tingkat provinsi.
Dalam pernyataannya, Heniati, S.Pd. menegaskan, “Literasi bukan sekadar kegiatan membaca dan menulis, tetapi gerakan bersama yang tumbuh dari sekolah, hidup di masyarakat, dan menguatkan Kabupaten Barito Timur.” ujarnya di Tamiang Layang (9/2/2026).
Lolosnya Komunitas Pesona Puisi dalam seleksi pembinaan ini sekaligus mengharumkan nama SMAN 1 Paju Epat, Kecamatan Paju Epat, dan Kabupaten Barito Timur di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, serta menegaskan konsistensi Barito Timur dalam mendorong lahirnya penggerak literasi berbasis masyarakat.(Red)
