Tamiang Layang, creatormedia.id– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Damkar Kabupaten Barito Timur menggelar jumpa pers di Kantor BPBD Damkar Bartim untuk meluruskan polemik pemberian penghargaan kepada PT. Bartim Coalindo yang belakangan ramai diperbincangkan di ruang publik, Rabu (11/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Damkar Ahmad Gazali bersama jajaran menegaskan bahwa penghargaan yang diberikan bukanlah bentuk dukungan terhadap aktivitas perusahaan, melainkan sebatas ucapan terima kasih atas partisipasi dalam membantu penanganan bencana.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Luhut Tampubolon, menjelaskan bahwa setiap bantuan dari stakeholder, baik perusahaan maupun perorangan, selalu dicatat dan diapresiasi. “Penghargaan itu sifatnya hanya apresiasi, bukan skema kerja sama tertentu. Bantuan PT. Bartim Coalindo diberikan sejak peristiwa banjir di akhir Desember lalu,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebelum kegiatan penghargaan dilaksanakan, BPBD telah berkonsultasi dengan Bupati dan Wakil Bupati Barito Timur. Keduanya menegaskan komitmen terhadap penertiban dan pengawasan investasi melalui instansi teknis terkait.
Kalaksa BPBD Damkar Ahmad Gazali juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila pemberian penghargaan tersebut menimbulkan ketidaknyamanan. “Atas nama institusi, kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya. Klarifikasi ini menjadi bentuk keterbukaan kami terhadap masukan masyarakat,” ucapnya.
BPBD Damkar Bartim berharap masyarakat dan insan pers dapat terus menjadi mitra kritis dalam mengawal tugas-tugas kebencanaan, serta menempatkan persoalan bantuan kemanusiaan secara terpisah dari isu lain yang sedang ditangani instansi berwenang. (Red)
