Tamiang Layang, creatormedia.id – Pemerintah Kecamatan Banua Lima menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan sebagai bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2027, Rabu (18/2/2026). Forum ini menjadi wadah penting untuk menyelaraskan aspirasi desa dalam rangka pemerataan pembangunan di wilayah selatan Kabupaten Barito Timur.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Bapplitbangda Barito Timur, Ir. Franz Sila Utama, M.AP., mewakili Bupati Barito Timur. Turut hadir Camat Banua Lima, anggota DPRD Dapil I, unsur Forkopimca, kepala perangkat daerah, serta para kepala desa dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Banua Lima.
Dalam laporannya, Camat Banua Lima Mahadani, S.AP., MM. menyampaikan bahwa terdapat 120 usulan prioritas hasil rekapitulasi desa dengan estimasi anggaran mencapai Rp64,67 miliar. Usulan tersebut didominasi oleh pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan sumber daya manusia di wilayah yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Selatan.
Mewakili Bupati Barito Timur, Kepala Bapplitbangda menegaskan bahwa mulai tahun 2026–2027 seluruh usulan wajib diinput melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI) agar aspirasi masyarakat tetap tercatat sebagai prioritas meski belum terakomodasi. Adapun tema pembangunan tahun 2027 difokuskan pada peningkatan dan pemerataan SDM yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter.
Anggota DPRD Dapil I, Trikorianto, menyatakan komitmennya untuk mengawal aspirasi masyarakat hingga tingkat kabupaten. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga tata batas wilayah dengan daerah tetangga guna mencegah potensi persoalan sosial maupun sengketa lahan.(Red)
