Tamiang Layang, creatormedia.id – Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapplitbangda) Kabupaten Barito Timur menyelenggarakan Forum Gabungan Perangkat Daerah sebagai bagian penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan berlangsung di Aula Bapplitbangda, Kamis (26/2/2026), dengan melibatkan seluruh perangkat daerah, instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta perwakilan kecamatan se-Barito Timur.
Kepala Bapplitbangda Kabupaten Barito Timur, Ir. Franz Sila Utama, MAP, menegaskan bahwa forum ini merupakan tahapan strategis dalam proses penyusunan RKPD melalui pendekatan partisipatif bottom-up dan top-down. Forum bertujuan menyinkronkan prioritas program pembangunan daerah Tahun Anggaran 2027 dengan hasil Musrenbang Kecamatan yang telah dilaksanakan di 10 kecamatan pada 2–19 Februari 2026.
Selain itu, forum juga menetapkan prioritas Renja Perangkat Daerah berdasarkan hasil sinkronisasi antara usulan kecamatan, rancangan awal Renja 2027, serta pokok-pokok pikiran DPRD dari hasil reses. Program dan kegiatan strategis yang dihasilkan akan dipilah berdasarkan sumber pendanaan, baik dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi Kalimantan Tengah, maupun Dana Alokasi Khusus (DAK).
Pelaksanaan forum dibagi dalam tiga bidang pembahasan, yaitu:
- Bidang Sosial Budaya dan Ekonomi di Aula Bapplitbangda
- Bidang Infrastruktur di Gedung II Bapplitbangda
Peserta forum terdiri dari kepala perangkat daerah, pejabat perencana, pimpinan perusahaan dan perbankan, tokoh masyarakat, serta camat beserta utusan kecamatan. Narasumber berasal dari unsur Bapplitbangda, DPRD, Asisten dan Staf Ahli Bupati, serta kepala perangkat daerah terkait.
Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Barito Timur berharap terwujud sinkronisasi dan sinergitas antara prioritas pembangunan kecamatan dengan Renja Perangkat Daerah, sehingga menghasilkan program pembangunan Tahun 2027 yang terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Dengan terselenggaranya Forum Gabungan Perangkat Daerah Tahun 2026, arah pembangunan Kabupaten Barito Timur menuju perencanaan yang lebih matang, terintegrasi, dan akomodatif terhadap kebutuhan masyarakat semakin diperkuat.(Red)
