Katingan, creatormedia.id – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh, melaksanakan reses perseorangan di Desa Hiang Bana, Kabupaten Katingan. Kegiatan yang berlangsung di rumah kepala desa tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan infrastruktur dan layanan dasar.
Faridawaty menegaskan bahwa efisiensi anggaran dari pemerintah pusat berdampak signifikan hingga ke tingkat desa. Dana Desa yang sebelumnya mencapai sekitar Rp1 miliar kini menurun menjadi sekitar Rp250 juta per desa. Kondisi ini membuat sebagian anggaran pembangunan terpaksa dialihkan ke sektor kesehatan.
“Efisiensi anggaran dari pusat sangat berpengaruh, sehingga banyak pembangunan infrastruktur yang belum bisa direalisasikan atau diselesaikan saat ini,” ujar Faridawaty, Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kalteng, Senin (13/4/2026).
Dalam sesi dialog, warga menyampaikan sejumlah usulan, antara lain:
- Penimbunan area makam yang rawan banjir
- Penyediaan air bersih
- Rehabilitasi rumah ibadah lintas agama
- Penerangan jalan umum
- Perbaikan dan peningkatan jalan di beberapa titik
- Pembangunan jembatan permanen dan gorong-gorong penghubung antarwilayah
- Penyediaan tiang listrik permanen
- Jaringan internet/wifi desa
- Sarana pendukung kegiatan keagamaan seperti sound system dan tenda
Selain itu, masyarakat juga menyoroti pentingnya pembaruan data kemiskinan agar lebih akurat, mengingat masih ditemukan data penerima manfaat yang tidak sesuai.
Faridawaty menegaskan bahwa seluruh aspirasi akan dicatat dan diperjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang merata.
“Kami hadir untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Semua usulan ini akan kami perjuangkan agar bisa direalisasikan secara bertahap,” tambahnya.(Red)
