Kuala Pembuang, creatormedia.id – Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., memimpin Pertemuan Forum Komunikasi dengan pemangku kepentingan utama terkait evaluasi kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Bupati Seruyan dan dihadiri perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Sampit, Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Badan Keuangan Daerah, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta perangkat daerah terkait, Jum’at (26/6/2026).
Dalam arahannya, Plh Sekda menegaskan bahwa forum komunikasi ini merupakan agenda rutin untuk mengevaluasi perkembangan kepesertaan JKN sekaligus menyusun langkah strategis mempertahankan cakupan kepesertaan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Seruyan saat ini tengah menyikapi adanya penonaktifan sejumlah peserta serta perubahan data kepesertaan yang berdampak pada berkurangnya jumlah peserta yang sebelumnya dibiayai melalui APBD.
“Langkah-langkah tepat harus segera diambil agar target Universal Health Coverage (UHC) tetap dapat dipertahankan. Pemerintah daerah terus melakukan pembaruan data dan mengaktifkan kembali masyarakat yang memenuhi syarat agar tetap memperoleh perlindungan jaminan kesehatan,” ujar dr. Bahrun Abbas.
Perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Sampit memaparkan bahwa hingga Juni 2026, cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Seruyan telah mencapai sekitar 99 persen dari total penduduk, dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 89 persen, melampaui target nasional 80 persen. Capaian ini tidak terlepas dari komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam mendaftarkan masyarakat melalui skema pembiayaan daerah.
Melalui forum komunikasi ini, seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memperkuat koordinasi, melakukan pemutakhiran data kependudukan dan kepesertaan, serta memastikan masyarakat yang berhak tetap memperoleh akses terhadap layanan jaminan kesehatan secara berkelanjutan.(Red)
