Jakarta, creatormedia.id – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekobang) Herson B. Aden, memimpin pertemuan bersama para pemangku kepentingan di bidang kehutanan, Kamis (5/2/2026).
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari tatap muka Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki beberapa hari sebelumnya.
Agenda utama pertemuan membahas berbagai inisiatif dan usulan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terkait pengelolaan hutan berkelanjutan. Fokus pembahasan diarahkan pada optimalisasi pemanfaatan Dana Bagi Hasil (DBH) Dana Reboisasi (DR) untuk pembangunan infrastruktur penunjang lingkungan, dengan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan ekosistem serta kolaborasi lintas sektor.
Wagub Edy Pratowo menegaskan bahwa penguatan infrastruktur lingkungan menjadi kunci dalam upaya mitigasi bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Salah satu langkah strategis yang diusulkan adalah normalisasi sungai sebagai bagian dari penataan tata air. Upaya ini diharapkan dapat menjaga ketersediaan air sepanjang tahun, mencegah banjir, serta mempertahankan kelembapan tanah gambut guna menekan risiko Karhutla.
Pertemuan ini mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan stakeholders terkait dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang berkelanjutan, sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan.(Red)
