Tamiang Layang, creatormedia.id – Pemerintah Kabupaten Barito Timur menyelenggarakan Sosialisasi Peraturan Bupati Barito Timur Nomor 36 Tahun 2025 tentang Pedoman Pengelolaan Risiko, bertempat di Ruang Rapat Bupati Barito Timur, Rabu (25/2/2026).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur, Misnohartaku, dan dihadiri oleh para Asisten Sekretariat Daerah, Kepala Dinas/Badan/Kantor/Unit Perangkat Daerah, para camat se-Kabupaten Barito Timur, serta pejabat struktural lainnya.
Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa manajemen risiko bukan sekadar prosedur administratif, melainkan instrumen strategis yang harus terintegrasi dalam seluruh tahapan pemerintahan, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga evaluasi program pembangunan. “Setiap kebijakan dan program pemerintah pasti mengandung risiko. Jika tidak dikelola dengan tepat, risiko tersebut dapat mengurangi efektivitas pencapaian tujuan pembangunan,” ujarnya.
Sekda juga menekankan pentingnya peran Kepala OPD, sekretaris, kepala bidang, dan kasubbag perencanaan sebagai pemilik sekaligus pengelola risiko di perangkat daerah masing-masing. Di era digitalisasi, keterbukaan informasi menuntut pemerintah daerah untuk semakin tangguh dan adaptif dalam menghadapi dinamika globalisasi, kemajuan teknologi, serta kompleksitas kebutuhan masyarakat.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan budaya sadar risiko dapat tumbuh dan menjadi bagian integral dalam setiap aktivitas pemerintahan. Komitmen pimpinan menjadi kunci dalam membangun budaya tersebut, termasuk dengan mengintegrasikan manajemen risiko dalam setiap proses pengambilan keputusan. Sekda meminta seluruh perangkat daerah segera mengidentifikasi dan menganalisis risiko pada kegiatan tahun 2026, menyusun rencana tindak pengendalian, serta aktif berkoordinasi dengan Inspektorat Kabupaten Barito Timur.
Sebagai narasumber, Inspektur Pembantu Khusus (Irbansus) dan Auditor Madya dari Inspektorat Kabupaten Barito Timur memaparkan teknis penerapan manajemen risiko serta strategi pengendaliannya di lingkungan pemerintah daerah. Acara berlangsung lancar dan penuh antusiasme dari seluruh peserta.(Red)
